Fasilitas

Pembangunan Menara 165 terus bergerak. Kini sudah mencapai lantai ketujuh, dari 25 lantai yang direncanakan. Meski demikian, beberapa ruang pertemuan sudah sering digunakan. Salah satunya adalah Granada. Sebuah ruangan berukuran jumbo yang terletak di lantai dua Menara 165. “Ballroom Granada ini adalah sentral dari segala ruangan yang kami sewakan,” kata Niken Junia Wulan Sari, Executive Secretary and Guest Relations Officer PT Graha 165.
Jika menggunakan kursi—seperti pelatihan ESQ– maka ruangan itu mampu menampung sebanyak 1.000 orang. Tapi jika para pengunjung melantai atau berdiri, maka kapasitasnya lebih dari itu. Interior desainnya menyerupai ballroom hotel berbintang pada umumnya. Jarak antara lantai ke atap setinggi 12 meter. “Kami memang sengaja meninggikannya. Tujuannya supaya longgar, nyaman, lapang, terbuka dan bisa dipakai buat konser besar. Sebulan lalu, di ruangan ini ada orkestra besar,” Niken menambahkan. Lantai di ruangan raksasa itu dibungkus karpet tebal seluas 1560 meter persegi.
Acara yang sering dilaksanakan di ruangan itu adalah pelatihan ESQ Eksekutif dan Mission Statemen & Character Building (MCB). Lima layar monitor raksasa biasa dipakai pada acara-acara seperti itu. Ruang Granada dilengkapi mesin pendingin yang cukup banyak, sehingga panitia acara bisa dengan mudah mengendalikan suhu di dalam.
Di dinding bagian atas ruangan, terdapat penunjuk waktu digital yang lumayan besar. Letaknya berhadapan dengan panggung. “Jam itu sengaja dibikin berlawanan arah dengan panggung. Tujuannya supaya para trainer dapat dengan mudah melihat jam itu. Hal ini terkait dengan waktu break pagi, makan siang dan waktu solat,” ujar Niken.
Yang istimewa adalah keberadaan balkon berdinding kaca di sisi timur atas. Fungsinya sebagai tempat para alumni ESQ yang ingin mengikuti kembali pelatihan ESQ. Dari balkon tersebut, alumni bisa dengan leluasa melihat ke bawah, menyaksikan jalannya training. Ruang balkon yang sangat nyaman itu terbagi menjadi dua, satu untuk lelaki dan satu untuk perempuan. Di samping pelatihan, Granada juga kerap digunakan untuk acara seperti perkawinan, penganugerahan penghargaan, wisuda, peluncuran produk, kegiatan Dharma Wanita, konser, seminar, talkshow dan pameran. FITRI AMALIA, HANAFI HARRIS PUTRA HASIBUAN
Ruang Gibraltar

Lantainya dibungkus dengan karpet tebal berwarna cokelat. Bisa menampung 300 orang. Cocok untuk berbagai kegiatan.
Pintu-pintu yang menjulang tinggi itu begitu kokoh, tebal, indah dan mentereng. Benar-benar memesona. Apalagi dihiasi dengan ukiran-ukiran bermotif kubah yang dilapisi lempengan besi berwarna kuning. “Ketika saya membuka pintu itu, rasanya seperti membuka pintu istana kerajaan di Eropa. ’Wah’ deh, pokoknya!” kata Yusuf, seorang fotografer yang kebetulan sedang asyik memotret kegiatan pelatihan ESQ di dalam ruangan.
Sejenak setelah membuka pintu raksasa itu, Anda akan disambut hawa dingin yang menusuk. Jika tak pakai jaket, jangan coba-coba masuk ke situ. “Itu kan tergantung kepentingan. Bisa kok suhunya kita hangatkan. Tak pakai AC juga bisa. Pokoknya, tinggal pencet doang. Mau panas, mau dingin, terserah,” Irma Ardian Evayanti, banquet coordinator Menara 165, menjelaskan.
Ruangan itu bernama Gibraltar. Diambil dari nama sebuah selat yang memisahkan Eropa dan Afrika, yang dulu diseberangi oleh pasukan muslim pimpinan Toriq bin Ziyad, sehingga kemudian disebut ”Jabal Toriq” dan oleh bangsa Eropa dieja ”Gibraltar.” Ruang Gibraltar adalah salah satu tempat pertemuan yang terdapat di Menara 165. Terletak di lantai satu. Posisinya persis di sisi kiri setelah Anda memasuki pintu gerbang Menara 165.
Lantainya dilapisi karpet tebal berwarna cokelat muda. Sedangkan dindingnya ditutupi karpet cokelat tua. Di setiap sudut ruangan, dihiasi bunga hidup yang ukurannya lumayan besar. Dari lantai ke langit-langit tingginya 3,8 meter. “Bagus banget di dalam. Antara karpet, lantai, dinding dan langit-langit, matching,” kata Yusuf.
Luas ruangan Gibraltar 287 meter persegi. Atau lebih dari lapangan bulutangkis. Jika dibentuk seperti teater, maka orang yang bisa masuk ke ruangan itu sebanyak 200-300 orang. Namun jika acaranya mengehendaki undangan berdiri, maka ruangan itu bisa menampung 500 orang. “Untuk round table, bisa menampung 17 meja dan 170 kursi,” kata Irma.
Gibraltar sangat cocok untuk berbagai kegiatan. Misalnya, diskusi, bedah buku, seminar, pelatihan, acara ulang tahun, talkshow dan lain-lain. Harga sewanya juga tergolong murah. Untuk hari biasa, sewanya Rp 4 juta. Sedangkan untuk hari libur Rp 4,8 juta. Namun, untuk biasa, harga sewa menjadi Rp 8 juta jika Anda memesan 100 kursi dan reah kopi sekali. Sedangkan sewa hari libur menjadi Rp 9,6 juta. HANAFI HARRIS PUTRA HASIBUAN
Kontak:
Niken Junia, 081317542315, convention@grha165.com
Ruang Cordoba
Ruang Andalusia

DINING ROOM











Berlangganan Berita ESQ via email:



