Testimoni Training ESQ Basic
Muh. Syafi’i Antonio, PhD - Pakar Ekonomi Syariah
‘Melalui pengamatan dan analisanya, Ary Ginanjar membimbing kita lewat konsep-konsep, seperti ZMP, Mental Building, Personal Strength, Social Strength, Inner Voices berdasarkan Asmaul Husna. Ia mampu menggambarkan dan menjelaskan konsep yang sangat kompleks melalui analogi kehidupan sehari-hari.
Taufik Ismail - Penyair
ESQ adalah hadiah yang luar biasa dari Allah SWT. Saya merasa sangat bersyukur mengikuti training ini karena saya mendapatkan pencerahan yang luar biasa. Belum pernah dilakukan oleh organisasi apa pun, partai mana pun, yang dapat mengadakan perubahan di masyarakat, seperti yang sudah dilakukan ESQ saat ini.
Dr. Yudhi Krisnandi - Anggota DPR
Karena kita seolah-olah merasa sangat dekat dengan sang pencipta melalui proses training dan visualisasi. setelah training kita seperti terlahir kembali dengan semangat baru , dengan spirit baru, untuk berbuat kebaikan-kebaikan di masa yang akan datang.
Dr. BRA Mooryati Soedibyo - Wakil Ketua II MPR RI
Saya merasa mendapat pengetahuan yang sangat bermanfaat dan bermakna untuk diri saya. Ini merupakan training yang tidak saya harapkan sebelumnya semula, begitu indah dan berharganya
Sudin Saragih, Kepala Biro Administrasi DPD RI:
Kali ini saya membawa 38 anggota DPD, dan ini training ESQ kedua bagi anggota DPD. Diharapkan dengan training ESQ, anggota DPD akan membangun diri dan masyarakat. ESQ merupakan suatu perkembangan yang besar. Hingga saat ini, hampir seluruh anggota DPD sudah ikut training ESQ. Training ini akan kita lanjutkan terus sehingga negeri ini bisa ke luar dari krisis.
H Priyatna Abdul Rasyid, Mantan Hakim Agung Internasional:
“Saya melanglang buana, belajar di keliling dunia mempelajari banyak hal, namun baru di training ini, saya menemukan apa yang saya cari-cari.”
Sugiharto, Menneg BUMN:
“Jika seluruh jajaran pemerintah RI sudah tersentuh nilai-nilai yang diajarkan dalam ESQ, InsyaAllah Indonesia akan bangkit dan akan memimpin dunia.”
Anggito Abimanyu, Komisaris Telkom:
“Baru kali ini saya sering menangis.kalau dihitung mungkin sudah berliter-liter air yang keluar dari mata saya. Saya akan berusaha mencapai ZMP sehingga training yang langka ini akan bermanfaat bagi diri saya dan keluarga serta masyarakat.”
Rozi Munir, ketua PBNU:
“Saya benar-benar terkesan dengan training ESQ. Secara jujur saya mengatakan “Not Play” (Bukan Main). Kita betul-betul disadarkan akan keberadaan kita didunia; untuk apa diciptakan dan apa yang harus dilakukan dalam hidup ini.”
Bambang W Suharto:
“ESQ Way 165 adalah jati diri bangsa. Kita diberikan “guidance” kemana kita harus melangkah dan apa yang harus diperbuat. Ilmu ESQ berbanding lurus dengan nilai-nilai lihur yang dimiliki bangsa Indonesia. ”
Ustman Chatib Warsa, Rektor UI:
““Materi-materinya, metode dan caranya memudahkan kita mensinergikan tiga kecerdasan sekaligus yaitu IQ, EQ dan SQ,” imbuhnya. Karenanya, ia yakin, Indonesia Emas akan segera terwujud. “UI dan ESQ akan bergandengn tangan mewujudkannya.”
Hery Sucipto, Badan Intelijen Negara:
ESQ disambut baik di kalangan BIN. Inilah yang sangat diharapkan oleh negara kita. Ini perlu dikembangkan terus. Saya mendukung sekali cita-cita Indonesia Emas. Semoga dapat tercapai.
Margani M. Mustar, Kepala Dinas Dikmenti, Departemen Pendidikan Nasional:
Saya sangat terkesan ada sekelompok alumni ESQ yang memberikan training gratis untuk para guru. Sudah ada 40 angkatan dan sekitar 80.000 guru di-training gratis. Ini sangat baik sekali. Apalagi sekarang kami juga sedang mengembangkan training ESQ bagi para murid. Beberapa sekolah yang sudah ikut training ESQ sudah saya pantau, dan prestasinya semakin lama semakin meningkat.
Banteng Sumarsono, Putra Pahlawan Sumarsono (Batalyon Siliwangi):
ESQ ini, ada persamaan seperti apa yang saya sampaikan pada para jamaah saya. Saya bukan ustad atau orang pintar, tapi hanya ingin membantu para hamba Allah itu. Metoda ESQ lebih intelektual, sistematik, universal, semua agama bisa menerima dan mencerna materinya. Sebagai anak bangsa, saya bangga ada sosok seorang Ary. Kenapa tidak dari dulu lahir seorang Ary. Tapi inilah proses yang Tuhan tentukan, dan kita harus syukuri ini semua.
Irjen Pol. Dwi Purwanto saat pelatihan ESQ untuk Perwira Siswa (Pasis) September 2008 - Kepala Sekolah Staff dan Pimpinan Polri
”Untuk menyetak pemimpin tak cukup hanya dengan IQ saja, dibutuhkan kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ) untuk melahirkan pemimpin Polri yang tangguh. ESQ penting untk mewujudkan Indonesia Emas dan Polri Emas. (Kepala Sekolah Staff dan Pimpinan Polri , Irjen Pol. Dwi Purwanto saat pelatihan ESQ untuk Perwira Siswa (Pasis) September 2008)
Laksamana Muda (Laksda) TNI Ir. Sudjiwo M.Sc, Komandan Seskoal
ESQ menjadi bekal yang sangat penting bagi perwira yang menempuh pendidikan di Seskoal, selain konsep Sumpah Prajurit dan Sapta Marga. Dia mengilustrasikan ESQ merupakan penguatan atau penambahan nilai-nilai yang terkandung dalam kedua konsep tersebut. Sebelum mereka dijejali dengan ilmu-ilmu lain, terlebih dahulu mereka dikenalkan dengan ilmu ESQ.
Kolonel Chrisna M. Paat, kepala Departemen Menejemen Seskoal.
Komentar saya tidak banyak. Hanya satu. Pelatihan ini adalah ide yang brilian. Saya diingatkan lagi untuk kembali ke putih. Semua perusahaan, lembaga pemerintahan di negara ini harus mengikuti pelatihan ini. Luar biasa soalnya.
Kolonel Gusmaidi, Kepala Operasi Pengejaran Seskoal
Sebelum pelatihan, entah kenapa saya sangat yakin kalau para peserta pasti antusias mengikuti pelatihan ini. Di dalam mencari jati diri, pelatihan ini sangat perlu. Saya sarankan, pemerintah harus peduli dengan ESQ. Malah kalau bisa masuk ke dalam kurikulum pendidikan nasional. Palatihan ESQ seharusnya dilaksanakan di dasar pendidikan. Tapi tidak ada kata terlambat, ESQ tetap bermanfaat kapanpun dilaksanakan.
Sarmadan Hasibuan, Sekda Pemerintah Kota Padangsidempuan, Sumut
Meski materi baru disajikan sedikit, saya sudah merinding. Pelatihan ini benar-benar bagus. Bagaimana ya caranya ESQ masuk ke Sidempuan? Sepertinya kepulangan saya besok akan saya undur. Meskipun ada acara penting di sana. Saya akan ikuti secara penuh pelatihan ini. Kalau tidak, saya akan penasaran selamanya. Materi-materi perbintangan itu benar-benar membuat saya terkesima. Luar biasa! Saya baru tahu kalau Nabi Muhammad itu sudah pernah mengucapkan teori Big Bang seribu empat ratus tahun lalu. Jauh sebelum teleskop Hubble diciptakan.
Muhammad Satria, Sekda kabupaten Muko-muko, Bengkulu
Dua tahun lalu, ketika gempa di Bengkulu, saya melihat ada sekelompok relawan berbaju ESQ. Kalau tidak salah, ketuanya Pak Sugeng (Korwil FKA-ESQ Bengkulu). Beliau banyak cerita kepada saya tentang ESQ. Mendengarnya, saya jadi simpati dengan perjuangan ESQ. Hari ini, saya menjadi peserta training ESQ, bersama teman-teman Sekda lainnya. Baru setengah hari mengikutinya, saya sudah bisa menyimpulkan kalau training ini sangat penting. Sangat mengesankan. Mudah-mudahan bisa saya aplikasikan ketika memimpin di Muko-muko.
Lihat Video Testimoni Peserta Training ESQ Lainnya >>
Baca Testimoni Peserta Training ESQ Lainnya >>








Berlangganan Berita ESQ via email:



