Dephut Minta ESQ Bina Seluruh Jajarannya

28 January 2010

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Ary Ginanjar Agustian, Presiden Direktur ESQ Leadership Center (ESQ LC), agar ESQ LC memberikan training ke seluruh karyawan Departemen Kehutanan. MOU itu ditandatangani pada Minggu sore (24/1) di Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan.

“Kita membutuhkan emosional dan spiritual yang kokoh, sehingga saya meminta ESQ yang dipimpin Bapak Ary Ginanjar untuk mendidik seluruh jajaran Departemen Kehutanan Republik Indonesia,” ucap Zulkifli.

Menhut berharap usai training ESQ selama dua hari, seluruh jajarannya memiliki kreativitas, inovasi, dan paradigma yang baru untuk memajukan Departemen Kehutanan.

“Jangankan dua hari, saya saja yang baru mendapatkan materi selama tiga jam telah berubah banyak. Saya berharap, seluruh teman-teman Departemen Kehutanan akan mempunyai pola pikir dan cara pandang yang baru usai training,” jelas Menhut.

“Masalah utama kita menyangkut akhlak, menurut saya di Republik ini yang bisa merubah semua itu adalah ESQ. Sehingga jika saya diminta menjadi bintang iklan ESQ, saya akan terima,” ungkapnya.

Dalam sambutannya Zulkifli menerangkan, akibat ketamakan manusia, hutan di Indonesia saat ini tinggal 23% yang baik kondisinya. Tidak seharusnya bangsa ini miskin, tertinggal, dan susah. Karena bangsa Indonesia telah diberikan nikmat yang sangat banyak oleh Allah, sehingga bangsa ini harusnya menjadi contoh, bahkan menjadi wasit bagi seluruh umat di dunia.

Penandatanganan ini dilakukan di sela-sela training ESQ Basic kelas Eksekutif angkatan 86, disaksikan sekitar 350 peserta. Menhut mengajak masyarakat khususnya para peserta training untuk menanam pohon, karena Departemen Kehutanan telah mencanangkan program “Menanam Bersama Rakyat” yaitu mengolah 42 juta lahan yang belum tertanam.

Selain itu Menhut menerangkan tidak ada negara sesubur Indonesia, bahkan para ahli kayu dari Korea Selatan berduyun-duyun datang ke Indonesia untuk menanam. Mereka datang karena satu tahun penanaman pohon di Indonesia hasilnya sama dengan dua puluh tahun di negara yang terkenal dengan ginsengnya itu. (joko/syam - www.esqmagazine.com)

Bookmark and Share Email This Post Email This Post Print This Post Print This Post


Leave a Reply


Berlangganan RSS

Berlangganan Berita ESQ via email:

Masukkan alamat email Anda:

Berlangganan berita ESQ lewat email