ESQ Tingkatkan Profesionalisme PTK-PNF

29 January 2010

Pendidikan Tenaga Kependidikan-Pendidikan Non Formal (PTK-PNF) mengadakan in house training ESQ tingkat dasar, angkatan 1 yang diselenggarakan di Aula Serbaguna Dikti DKI, Jl. Jenderal Soedirman Pintu I, Senayan, Jakarta, Sabtu-Minggu (23-24/1).

Kepala Direktorat PTK-PNF, Erman Syamsuddin dalam sambutannya pada pembukaan training mengajak para peserta untuk menjadi orang yang berguna, karena siapa pun kalau tidak berguna bagi orang lain, tidak akan ada artinya.

“Jika nilai tujuh budi utama seperti jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli ini telah diajarkan di dalam training ESQ, maka kita dapat membentuk karakter yang unggul. Pertama, bagaimana kita menjadikan kepribadian yang tangguh, kita menambah kepribadian untuk ke depannya, karena nantinya kita dapat menghadapi dunia yang baru. Kedua, bagaimana membangun sebuah pemimpin; pemimpin rumah tangga, pemimpin di kantor, pemimpin untuk diri sendiri dengan dampak ESQ ini,” ungkap Erman Syamsuddin yang juga sebagai peserta.

Ketua Pelaksana, Suyatno mengatakan, tujuan diadakan training ESQ Bagi Tenaga PTK-PNF adalah agar ada keseimbangan karyawan di semua Direktorat. Ia berharap, dapat merubah pola pikir kerja yang selama ini kurang bertanggung jawab terhadap tugas dan berupaya menjadikan disiplin.

“Dengan adanya Training ESQ ini kita dapat bertanggung jawab terhadap organisasi, teman dan pekerjaan,” ujar Subag Tata Usaha ini yang juga sebagai peserta training.

Training yang bertema “Peningkatan Profesionalisme Tenaga PTK-PNF Melalui Metode Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Tahun 2010” ini dipandu oleh Asep Nurhidayat dengan asistenya Mirza, diikuti sekitar 92 peserta.

Peserta, Tri Suci mengatakan, setelah mengikuti training dapat lebih mengenal diri dan Tuhan, sehingga kedepannya kita dapat berusaha menjadi lebih baik. “Untuk perusahaan agar tidak ada lagi  yang korupsi waktu, maksudnya para pegawai tidak ada yang telat dan disiplin waktu dalam melaksanakan tugas-tugasnya, “ungkapnya yang juga sebagai Sub Direktorat Tenaga pendidikan.

Yeni yang juga peserta mengatakan, training ESQ dapat mengontrol emosional kita di dalam bergaul dimasyarakat, selain itu kita dapat mengingatkan kembali kepada Tuhan. “Mungkin  selama ini kita lupa karena kesibuk bekerja dan urusan duniawi tapi di sini saya dapat menambah keimanan yang sudah pudar,” ungkapnya. (annisa/tino - www.esqmagazine.com)

Bookmark and Share Email This Post Email This Post Print This Post Print This Post


Leave a Reply


Berlangganan RSS

Berlangganan Berita ESQ via email:

Masukkan alamat email Anda:

Berlangganan berita ESQ lewat email