Rachmat Ari Kusumanto: Ladang Total Action

Bagi Rachmat Ari Kusumanto, amanah yang diembannya sebagai Chief Executive Officer (CE0) Rumah Zakat Indonesia (RZI) adalah ladang untuk total action ESQ. “Saya melihat terjun di RZI adalah  the real total action, sebagai puncak dan pelaksanaan hasil-hasil training ESQ,” katanya.

Alumni Training Eksekutif Angkatan 40 Sekretaris ini sudah merasakan betul manfaat training ESQ. Itulah sebabnya, sejak didaulat menjadi CEO RZI Agustus 2009 lalu, Rachmat berniat menyelenggarakan In House Training di lingkungan RZI. Sebagai langkah awal, empat orang eksekutif RZI mengikuti traning ESQ yang berlangsung di Jakarta dua pekan lalu.

Kepada rekan-rekan kerjanya, alumni Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung ini selalu mengajak melakukan perenungan mengenai siapa kita? Mau kemana kita melangkah? Dan apa tujuan akhir kita?

Rachmat mengaku, amanah menduduki abatan CE0 RZI sama sekali diluar dugaannya. “Ini sungguh peristiwa yang luar biasa dalam hidup saya.  Saya tidak pernah menyangka dapat amanah sedemikian besar,” katanya.

Rumah Zakat Indonesia memiliki  45 kantor cabang yang tersebar dari Nangroe Aceh Darussalam hingga Papua. Tahun 2009 lalu, RZI mencatat pencapaian Rp 104,9 Milyar.

Ayah dua anak ini sebelumnya sudah malang melintang di dunia perbankan. Dia bahkan memilih meninggalkan karirnya di sebuah bank yang sudah mapan untuk bergiat di nilai-nilai 165. Antara lain dengan mendirikan Baitul Maal Wattamwil (BMT) Satu Enam Lima (Sanama).

Untuk program kerja tahun 2010 ini, Rachmat mencanangkan Program Merangkai Senyum Indonesia. “Ini juga sebagai partisipasi dalam mewujudkan cita-cita  ESQ menjadikan Indonesia Emas pada 2020,” kata Rachmat.

Program yang merupakan pengejawantahan dari amanah besar Rasulullah yaitu Ummati Ummati adalah upaya untuk mencetak keluarga mandiri. Mereka yang dari level fakir diberi pemberdayaan untuk menjadi level miskin lalu pra mandiri dan kemudian menjadi mandiri. Tahun ini ditargetkan sedikitnya ada 1500 Keluarga Mandiri berhasil diwujudkan. “Mereka berasal dari 120 Kecamatan se-Indonesia yang termasuk wilayah binaan kami,” kata Rachmat.

Keluarga Mandiri itu diukur dengan peningkatan dari 3 IPM (indeks pembangunan manusia) dasar. Yaitu, IPM kesehatan utk ibu dan anak, IPM Pendidikan untuk SD sampai Universitas, dan IPM ekonomi dengan modal bergulir.

Untuk melaksanakan  program kerja itu, kata Rachmat, selain melakukan Kampanye Merangkai Senyum Indonesia di media cetak dan televisi juga dengan memperkuat SDM RZI dengan nilai-nilai ESQ. “Insya Allah dalam waktu dekat kami akan melakukan IHT, tolong doakan ya,” katanya.

Dengan gairah kerja yang dilandasi nilai spiritual itu, Rachmat optimistis total target penghimpunan dana 2010 sebesar Rp  212,4 Milyar dapat tercapai. (Taufik Abriansyah-Bandung)





Berlangganan RSS

Berlangganan Berita ESQ via email:

Masukkan alamat email Anda:

Berlangganan berita ESQ lewat email