ESQ Ciptakan Agent of Change Bagi Generasi Muda

24 February 2010

Sabtu-Minggu (20-21/2) telah dilaksanakan training ESQ for Kids yang bertema “Peduli Anak Bangsa” angkatan 5 di Menara 165, Cilandak, Jakarta. Training gratis ini merupakan bentuk kepedulian ESQ LC bagi kaum yatim, piatu, dan dhuafa. Peserta yang berjumlah 94 ini dikoordinir oleh Forum Komunikasi Alumni ESQ (FKA ESQ) Koordinator Daerah (Korda) Jakarta Pusat, FKA ESQ Korda Jakarta Timur, FKA ESQ Korda Jakarta Barat, FKA ESQ Korda Jakarta Selatan, FKA ESQ Korda Tangerang, FKA ESQ Korda Bekasi, FKA ESQ Korda Depok dan UPZ ESQ.

Pendiri ESQ, Ary Ginanjar Agustian merupakan penggagas sekaligus penyandang dana training ini menyempatkan hadir pada training Peduli Anak Bangsa. Ia berharap semakin banyak masyarakat dari berbagai kalangan mengenal Allah SWT dan menjalankan 7 Budi Utama (jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli) agar bangsa Indonesia kembali menjadi bangsa besar dan bermartabat.

Muhammad Fariza selaku Ketua II. Bidang Organisasi Dewan Pengurus Pusat FKA ESQ dalam sambutan pembukaan training mengatakan, Menara 165 ini yang punya adalah adik-adik juga karena Manara ini dimiliki oleh Yayasan Wakaf Bangun Nurani Bangsa yang dimiliki oleh anak-anak yatim piatu dan dhuafa. “Apa yang adik-adik rasakan di training mungkin akan jadi pengalaman terindah, seru, bisa nonton film, dengar lagu, nari-nari, bersenang-senang yang benar-benar membahagiakan, karena dekat kepada Allah swt dan cinta Rasulullah SAW,” paparnya.

Training ESQ menggabungkan ketiga kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Dengan begitu, pertama, anak dapat mengenal siapa dirinya dan siapa Tuhan-nya. Kedua, menjalin hubungan harmonis antara anak dan orang tua.

Imam Slamet Hartono (11) merupakan salah satu peserta yang dikoordinir FKA ESQ Korda Bekasi. Sewaktu training dihari pertama Imam sempat tidak mau makan dikarenakan teringat dengan kakaknya yang ada di rumah. Nasi kotak yang diberikan pun sengaja ia simpan untuk diberikan oleh kakaknya, setelah diketahui akhirnya Imam diberikan nasi kotak yang baru. Dengan demikian anak kelas 5 SD ini memiliki dua buah nasi kotak, yang satu untuk dirinya dan satu lagi untuk kakaknya di rumah.

Training ESQ mengajarkan anak-anak memiliki nilai 7 budi utama, salah satunya adalah kepedulian. Apa yang dilakukannya merupakan bentuk kepedulian terhadap kakaknya. Ia mengaku merasa senang dengan mengikuti training ESQ dan menjadi tahu hal yang belum tahu contohnya seperti Asmaul Husna. “Manfaat yang lain bisa bikin senang, pintar, lebih rajin belajar, senang rajin shalat karena Allah SWT.”

Nabila Rasida (11) merupakan peserta yang dikoordinir FKA ESQ Korda Tangerang ini mengaku mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Dengan training ini ia ingin meminta maaf kepada orang tua atas kesalahan yang dilakukan dan berusaha menggapai visi kita, tetap berusaha. Ia berharap semoga hatinya menjadi putih kembali, rajin shalat, rajin mengaji, patuh kepada orang tua, dan hatinya menjadi bersih mengalahkan belenggu-belenggu seperti prasangka buruk, iri hati, dan malas.

“Lebih termotivasi belajar karena belajar ilmu alam semesta, sejarah Nabi Muhammad, meyakini adanya Allah dengan Asmaul Husna. Penting sekali mengingat sifat-sifat Allah, karena bisa meneladani sifat-sifat Allah dan juga bisa meneladani sifat-sifat nabi Muhammad,” ungkap siswi kelas 6 SD ini.

Ketua FKA ESQ Korda Kota Tangerang, Boyke B. Sumantri berharap semoga dengan pelatihan ini dapat menyebarkan 1 Ihsan 6 rukun Iman, dan 5 rukun Islam dan menjadikan mereka (adik-adik) memiliki akhlak 7 budi utama, sehingga menjadi agent of change (agen perubahan) yang membawa nilai-nilai 165. “Jadi ketika sudah dewasa mereka bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar dengan 165 menjadi bangsa Indonesia Emas 2020 dan dunia emas 2050.” (tino)

Bookmark and Share Email This Post Email This Post Print This Post Print This Post


Leave a Reply


Berlangganan RSS

Berlangganan Berita ESQ via email:

Masukkan alamat email Anda:

Berlangganan berita ESQ lewat email